Beginilah Cara Kerja Mesin 2 Tak yang Wajib Anda Tahu

Cara Kerja Mesin 2 Tak – Apa yang Anda ketahui tentang mesin 2 tak? Mesin 2 tak adalah salah satu komponen mesin sepeda motor yang berfungsi untuk melakukan proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin.

Tanpa mesin ini, motor Anda tidak akan menyala karena tidak terjadi proses pembakaran. Maka dari itu, sebelum Anda menggunakan sepeda motor Anda, ketahui dulu cara kerja mesin 2 tak yang ada dalam motor Anda.

Jenis-jenis Mesin 2 Tak Motor

Buat Anda yang awam tentang otomotif, pasti belum tahu kalau mesin 2 dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Mesin 2 tak bensin

Sama seperti namanya, mesin 2 tak ini menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Artinya, jika motor Anda menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya, maka jenis mesin 2 tak yang digunakan adalah mesin 2 tak bensin.

Namun, tak cuma terbatas di bensin. Mesin 2 tak jenis ini juga bisa menggunakan bahan bakar lainnya seperti gasoline. Khusus untuk gasoline, biasanya jenis motor yang digunakan adalah semacam tipe motor RX King atau Ninja RR.

  1. Mesin 2 tak diesel

Berbeda dengan jenis mesin 2 tak sebelumnya, mesin 2 tak diesel ini menggunakan solar sebagai bahan bakar utamanya. Karena menggunakan solar, tentu torsi atau kekuatan yang dihasilkan juga lebih besar dibandingkan mesin 2 tak bensin. Cara kerja mesin 2 tak diesel ini juga berbeda sehingga sering digunakan pada mesin kereta api atau kapal.

cara kerja mesin 2 tak singkat

Simak tips memiliki kendaraan second dengan melihat contoh kwitansi jual beli mobil disini, cocok untuk dijadikan referensi ketika Anda melakuan proses jual beli mobil bekas.

Komponen dari Mesin 2 Tak

Bila menilik dari komponennya, mesin 2 tak mempunyai komponen yang lebih sederhana dibandingkan mesin 4 tak. Selain karena cara kerja mesin 2 tak yang lebih ringan, mesin 2 tak ini juga dirakit dari komponen-komponen yang berbeda. Beberapa komponen yang dipakai oleh mesin 2 tak adalah sebagai berikut:

  1. Crankcase

Komponen ini letaknya ada di bawah piston. Fungsinya adalah untuk memasukkan udara dengan bahan bakar yang dipakai, bisa berupa bensin atau solar.

  1. Combustion Chamber

Seluruh proses pembakaran mesin terjadi di dalam komponen ini. Maka dari itu, komponen ini termasuk komponen inti dari mesin 2 tak. Bila combustion chamber mengalami kerusakan, maka proses pembakaran bahan bakar tidak akan terjadi dan mesin motor Anda tidak bisa dijalankan.

  1. Kepala Silinder

Penutup yang ada di bagian atas tabung silinder atau biasa disebut juga sebagai kepala silinder adalah nama lain dari komponen ini. Kepala silinder punya fungsi yang cukup penting, yaitu sebagai penutup dari combustion chamber. Dengan begitu, cara kerja mesin 2 tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

  1. Blok Silinder

Berbeda dari kepala silinder yang masih berhubungan dengan combustion chamber, blok silinder justru berhubungan dengan piston. Komponen ini nantinya dipakai sebagai tempat untuk naik turunnya piston.

  1. Exhaust Port

Berasal dari kata dasar “exit” atau keluar, exhaust port ini punya fungsi yang sesuai dengan namanya, yaitu untuk tempat keluar atau pembuangan sisa-sisa proses pembakaran bahan bakar. Letak komponen ini berhubungan langsung dengan bagian ruang bakar.

  1. Intake Port

Berbanding terbalik dengan exhaust port, intake port justru berfungsi sebagai tempat masuknya bahan bakar ke crankcase. Jika ada saluran intake port yang tersumbat, tentu akan mengganggu proses pembakaran dan cara kerja mesin 2 tak yang terjadi. Oleh sebab itu, bersihkan komponen-komponen penting mesin 2 tak ini secara rutin.

  1. Transfer Port

Komponen ini punya fungsi yang berbeda dari exhaust port atau intake port, yaitu untuk menghubungkan bagian crankcase dengan bagian combustion chamber. Jika kedua bagian ini terhubung dengan baik, maka udara yang ada di crankcase bisa masuk ke ruang pembakaran.

  1. Piston

Berbicara tentang komponen yang satu ini pasti berhubungan dengan volume ruang bakar mesin motor. Hal ini selaras dengan fungsinya untuk membuka dan menutup seluruh saluran udara yang ada pada mesin sehingga volume ruang bakarnya bisa berubah-ubah.

  1. Poros Engkol

Jika piston digunakan untuk mengubah volume ruang bakar, komponen yang satu ini justru digunakan untuk mengubah gerakan piston agar bisa berotasi.

  1. Connecting Rod

Terakhir, ada komponen connecting rod yang berfungsi sebagai penghubung antara piston dengan poros engkol agar bisa digunakan. Tanpa komponen ini, mustahil cara kerja mesin 2 tak berfungsi secara optimal.

Kelebihan dan Kekurangan Mesin 2 Tak

cara kerja mesin 2 tak beserta gambarnya

Tak lengkap rasanya jika membahas mesin 2 tak tanpa membahas kelebihannya juga. Jika dilihat dari beratnya, mesin 2 tak ini punya bobot yang lebih ringan dan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan mesin 4 tak.

Dengan ukuran dan bobot seperti ini, tak heran kalau mesin ini cuma bisa dipakai pada jenis kendaraan seperti motor. Mesin 2 tak ini juga punya responsif dan akselerasi yang bagus, sehingga mampu mengeluarkan tenaga dan energi yang besar ketika sedang dinyalakan.

Karena itulah, mesin ini juga dianggap boros terhadap bahan bakar. Semakin besar tenaga yang dihasilkan, maka semakin banyak pula bahan bakar yang dibakar. Begitulah cara kerja mesin 2 tak ini.

Cara Mesin 2 Tak Bekerja

cara kerja mesin 2 tak injeksi

Secara umum, cara kerja mesin 2 tak dibedakan menjadi dua langkah. Hal ini terjadi akibat adanya satu putaran yang menghasilkan siklus kerja mesin. Supaya lebih jelas, mari simak uraiannya berikut ini:

  1. Siklus Piston Naik

Siklus ini terjadi ketika piston bergerak dari titik TMB ke titik TMA. Kemudian, akan terjadi pula pengecilan volumeĀ  ruang bakar yang bergerak menuju piston, lalu berdampak pada tertutupnya komponen exhaust port dan transfer port.

Pergerakan ini akan menghasilkan cara kerja mesin 2 tak yang berasal dari piston kemudian bahan bakar dan udara akan masuk ke ruang bakar. Ketika hal itu terjadi, crankcase akan membuat piston bergerak dan memperbesar volume ruang bakar.

Lalu, busi akan menyala dan terjadi proses pembakaran bahan bakar. Disinilah pembakaran akan membuat piston bergerak naik turun, lalu sisa proses pembakaran akan dibuang melalui komponen exhaust port.

  1. Siklus Piston Turun

Hampir sama dengan siklus piston naik, dalam siklus piston turun juga diawali dengan gerakan piston yang turun dari titik TMA ke titik TMB. Ketika hal ini terjadi, volume silinder akan membesar.

Yang harus diperhatikan adalah pergerakan piston yang berada di posisi atas akan membuat volume silinder menjadi minim, namun jika pergerakan piston ada di posisi bawah akan membuat volume silinder menjadi besar.

Proses pembesaran volume silinder ini bisa menyebabkan kevakuman atau daya hisap. Saat piston bergerak ke posisi bawah, maka komponen intake port akan tertutup dan membuat udara di dalam crankcase mengalir ke komponen combustion chamber lewat jalur transfer port.

Begitulah cara kerja mesin 2 tak yang dibedakan menjadi dua siklus utama, yaitu siklus piston naim dan siklus piston turun. Kedua cara kerja ini bisa Anda pilih dengan jenis kebutuhan Anda.