Langkah-langkah Membuat Kwitansi Jual Beli Mobil yang Benar

Cara Membuat Kwitansi Jual Beli Mobil – Sewaktu Anda memutuskan untuk membeli atau menjual mobil pasti Anda membutuhkan banyak pertimbangan. Bukan cuma soal biaya yang Anda punya, tapi juga soal kebutuhan.

Jika kebetulan Anda sedang butuh mobil dan biayanya juga ada, tak ada salahnya Anda membeli mobil tersebut. Anda juga bisa menjual mobil yang sudah jarang dipakai ketika Anda membutuhkan uang untuk biaya sekolah anak, misalnya. Apapun kebutuhan Anda, Anda bisa menjual dan membeli mobil dimana saja.

Entah itu di dealer langganan maupun dealer online, atau dari mulut ke mulut pun bisa. Namun, satu hal yang tak boleh Anda lupakan ketika melakukan transaksi jual beli mobil adalah jangan lupa untuk membuat kwitansi jual beli mobil.

Hal ini harus Anda lakukan sebagai bukti bahwa Anda telah membeli mobil tersebut dari dealer. Jika ada kerusakan atau kerugian yang Anda alami setelah membeli mobil tersebut, Anda bisa mengklaim garansi atau biaya kerugian pada dealer.

Lantas, bagaimana cara membuat kwitansi tersebut? Mari simak cara selengkapnya seperti berikut ini!

contoh kwitansi beli mobil

Membuat Kwitansi Jual Beli Mobil yang Benar

  1. Sediakan Lembaran Kertas Kwitansi

Setelah Anda melakukan transaksi jual beli mobil, sebaiknya Anda membuat kwitansi jual beli mobil juga. Sediakan lembaran kertas kwitansi untuk menuliskan hasil transaksi Anda. Jika Anda tidak punya kwitansi, Anda bisa membeli kwitansi di toko alat tulis, tempat fotokopi, atau toko online.

Harganya pun cukup terjangkau. Mulai dari rentang harga 500 rupiah sampai 1000 rupiah Anda sudah bisa mendapatkan lembaran kertas kwitansi ini. Ada pula kwitansi yang dijual dalam bentuk buku.

Harganya tentu lebih mahal daripada kertas kwitansi yang dijual per lembar. Pilihlah jenis kwitansi yang mau Anda beli sesuai dengan kebutuhan Anda.

Simak juga cara pasang tape mobil yang baik dan benar

 

  1. Gunakan Bolpoin Hitam

dokumen kwitansi jual beli mobil

Ketika Anda mau menulis kwitansi, pastikan bahwa Anda menggunakan bolpoin. Penggunaan bolpoin untuk menulis kwitansi ini sebenarnya bertujuan agar tulisan Anda bisa dilihat dengan jelas.

Sebab, jika Anda menulis kwitansi dengan spidol atau pensil, maka hasil tulisan Anda biasanya akan cepat memudar dan sulit untuk dibaca. Maka dari itu, gunakanlah bolpoin. Namun, bukan sembarang bolpoin yang boleh digunakan untuk menulis kwitansi.

Karena digunakan untuk bukti, kwitansi harus ditulis menggunakan bolpoin hitam. Hal ini bertujuan agar Anda menunjukkan kesan sopan dan baik. Jangan sekali-sekali menggunakan bolpoin berwarna merah atau biru, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman.

kuitansi jual beli mobil

Selain warna bolpoin, Anda juga tidak diperbolehkan mencoret atau mengoreksi tulisan yang terlanjur ditulis di atas kertas kwitansi. Jika kesalahan ini terjadi, lebih baik Anda menulis ulang bukti pembelian atau penjualan mobil yang Anda lakukan di lembar kertas kwitansi yang baru.

  1. Mengisi Nama Pembeli atau Penjual

Hal yang harus Anda tulis pertama kali dalam kolom pertama kwitansi jual beli mobil adalah mengisi nama pembeli atau penjual dari mobil yang Anda beli atau jual.

Jika Anda adalah seorang penjual, maka tulislah nama pembeli yang membeli mobil Anda di kolom “Telah terima dari:” Perhatikan nama pembeli yang Anda tulis. Apakah ejaan nama yang ditulis sudah sesuai dan sudah lengkap?

Untuk memastikan hal tersebut, Anda bisa mengecek nama yang Anda tulis menggunakan kartu identitas si pembeli. Bisa KTP, SIM, atau Kartu Keluarga. Tulis namanya dengan hati-hati dan jangan sampai salah. Karena kalau salah, Anda harus mengulangnya dari awal di kertas kwitansi yang baru.

  1. Mengisi Nominal Uang

contoh dokumen kwitansi jual beli mobil

Jika sudah beres menulis nama, langkah yang harus Anda lakukan selanjutnya untuk membuat kwitansi jual beli mobil adalah menulis nominal uang yang diberi di kolom “Uang sejumlah.” Saat Anda menuliskan jumlah uang yang dibayarkan, Anda harus menulisnya ke dalam bentuk angka sekaligus huruf.

Misalnya, jika harga mobil yang Anda beli atau jual seharga 150 juta rupiah, maka Anda menulisnya dengan nominal “Seratus lima puluh juta rupiah.” Jangan lupa untuk menuliskan nominal harga yang telah Anda sepakati dalam format angka seperti Rp 150.000.000.

kwitansi beli mobil

Ketika Anda menuliskan harga dalam format angka seperti ini, Anda harus memperhatikan jumlah angka nolnya. Jangan sampai angka nol yang Anda tuliskan kelebihan atau kekurangan karena bisa memicu sengketa antara Anda dengan penjual atau pembeli.

Selanjutnya, tuliskan pula di kolom “Untuk pembayaran” dengan menuliskan objek yang dijual secara detail dan jelas. Misalnya Anda menjual mobil Honda. Tuliskan di kolom tersebut mobil Honda jenis apa yang Anda jual atau beli, lalu keluaran tahun berapa, warna mobilnya, dan juga rangkaian nomor kendaraannya secara rinci.

Dengan begitu, bukti pembelian atau penjualan mobil Anda bisa dipertanggungjawabkan di kemudian hari.

  1. Menulis Tanggal dan Lokasi

Setelah menulis objek dan harga mobil secara rinci, lanjutkan dengan menulis tanggal dan lokasi transaksi di kwitansi jual beli mobil yang Anda bikin. Informasi terkait tanggal dan lokasi ini bisa Anda tuliskan di bagian kolom kanan atas.

kwitansi jual mobil

Misalnya, Anda melakukan transaksi di Kota Bogor pada tanggal 29 Mei 2020. Maka informasi yang Anda tulis harus ditulis dengan format seperti ini: Bogor, 29 Mei 2020. Anda tidak harus terpaku pada format penulisan seperti ini.

Sesuaikan saja format penulisan tanggal dan lokasi transaksi ini dengan lokasi dan tanggal Anda melakukan transaksi jual beli mobil.

  1. Menempelkan Materai pada Kwitansi Jual Beli Mobil

kwitansi jual beli mobil

Dalam setiap transaksi yang Anda lakukan, jangan lupa untuk menempelkan materai agar transaksi Anda memiliki kekuatan hukum jika sewaktu-waktu terjadi tuntutan atau perselisihan antara Anda dengan penjual atau pembeli.

Selain itu, dalam pembuatan kwitansi jual beli mobil penempelan materai ini juga berfungsi untuk mengesahkan bukti transaksi yang dilakukan. Ada beberapa nominal materai yang beredar di pasaran. Mulai dari materai nominal 3000 rupiah, 6000 rupiah, dan 10.000 rupiah. Dari antara ketiga materai tersebut, materai dengan nominal 6000 rupiah adalah yang paling sering digunakan untuk kwitansi.

Dengan mengeluarkan uang sejumlah 6000 rupiah, Anda sudah bisa melindungi transaksi jual beli mobil agar dilindungi badan hukum. Apalagi transaksi yang Anda lakukan tergolong besar dan mahal. Jadi, sebaiknya bubuhkan saja materai pada setiap kwitansi yang Anda buat agar sah secara hukum.

  1. Memberi Tanda Tangan di Kwitansi Jual Beli Mobil

    Memasuki langkah terakhir dari cara membuat kwitansi jual beli mobil, Anda harus melakukan tanda tangan. Penulisan tanda tangan ini tidak boleh dilakukan di sembarang tempat.

    Anda harus melakukannya di bagian pojok kanan bawah. Berikan sedikit jarak atau spasi antara tanda tangan dengan kolom-kolom informasi di kwitansi agar terlihat lebih rapi.

contoh kwitansi jual beli mobil

Pembeli mesti membubuhkan tanda tangan ini. Jika Anda bertindak sebagai pembeli, maka Anda yang harus menandatangani kwitansi jual beli mobil tersebut. Namun jika Anda bertindak sebagai penjual, maka mintalah orang yang membeli mobil Anda untuk membubuhkan tanda tangannya pada kwitansi tersebut.

Terakhir, jangan lupa untuk menulis nama lengkap pembeli di bawah tanda tangan untuk memperkuat bukti pembelian atau penjualan yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu terjadi sengketa atau tuntutan hukum.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *